Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaNasionalUncategorizedWilayah

Wabup Sidoarjo Sidak Kualitas Pelayanan dan Pembangunan RSUD Sidoarjo Barat

59
×

Wabup Sidoarjo Sidak Kualitas Pelayanan dan Pembangunan RSUD Sidoarjo Barat

Sebarkan artikel ini

Wabup Sidoarjo Sidak Kualitas Pelayanan dan Pembangunan RSUD Sidoarjo Barat

Suaranuswa.com, Sidoarjo — Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidoarjo Barat (Sibar) pada Selasa (4/11). Kunjungan tersebut bertujuan memastikan kualitas pelayanan kesehatan serta memantau langsung progres pembangunan fasilitas milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo.

Rumah sakit yang berlokasi di kawasan barat Sidoarjo itu kini menjadi tumpuan utama masyarakat dari kecamatan seperti Balongbendo, Krian, dan Tarik. Meski gedung utama RSUD Sibar telah beroperasi penuh, sejumlah proyek pendukung masih dalam tahap penyelesaian pada tahun anggaran 2025.

Beberapa pembangunan yang sedang dikerjakan di antaranya adalah ruang operasi dengan nilai anggaran sekitar Rp7,3 miliar, gedung Hemodialisa untuk layanan cuci darah, serta perbaikan fasilitas Instalasi Gawat Darurat (IGD) di lantai tiga yang sebelumnya ditemukan mengalami kerusakan pada lantai dan atap.

Dalam sidaknya, Wabup Mimik Idayana meninjau langsung beberapa area vital, mulai dari ruang pelayanan pasien, IGD, hingga proyek konstruksi yang masih berlangsung. Ia menekankan pentingnya peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat, baik dari aspek kecepatan penanganan, ketepatan tindakan medis, maupun kenyamanan pasien selama berada di rumah sakit.

> “Optimalisasi pelayanan kesehatan harus menjadi prioritas utama. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus berupaya melengkapi fasilitas yang dibutuhkan, terutama ruang operasi dan gedung Hemodialisa agar bisa segera digunakan,” ujar Mimik Idayana.

Ia juga menegaskan agar seluruh tenaga medis menjaga profesionalisme dan empati dalam memberikan pelayanan. Menurutnya, kualitas rumah sakit tidak hanya diukur dari kelengkapan fasilitas, tetapi juga dari sikap dan respons cepat para petugas medis terhadap kebutuhan pasien.

> “Kami ingin seluruh dokter, perawat, dan tenaga pendukung memberikan pelayanan terbaik. Jangan sampai muncul keluhan dari masyarakat karena penanganan yang lambat atau tidak ramah,” tegasnya.

Terkait progres pembangunan Gedung Hemodialisa yang dilaporkan mengalami keterlambatan sekitar 16 persen dari target, Mimik Idayana meminta agar kontraktor pelaksana mempercepat pekerjaan tanpa mengorbankan mutu hasil. Ia memastikan pihak pelaksana telah berkomitmen menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.

> “Baru saja saya dapat penjelasan langsung dari pihak pelaksana. Mereka berjanji akan menuntaskan pekerjaan sesuai jadwal dan bertanggung jawab penuh atas keterlambatan yang terjadi,” kata Mimik.

Sidak tersebut juga menjadi momentum evaluasi terhadap kinerja manajemen rumah sakit. Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati menerima masukan dari sejumlah pasien dan keluarga yang tengah menjalani perawatan. Sebagian besar mengapresiasi peningkatan pelayanan, terutama dari sisi keramahan petugas dan kebersihan lingkungan rumah sakit.

Seorang pasien asal Balongbendo mengungkapkan kepuasannya terhadap pelayanan RSUD Sibar.

> “Sekarang pelayanannya lebih cepat dan petugasnya ramah. Semoga fasilitas baru seperti ruang operasi dan cuci darah bisa segera selesai, jadi warga di sini tidak perlu jauh-jauh berobat ke kota,” tutur pasien tersebut.

Sementara itu, Direktur RSUD Sidoarjo Barat, dr. Abdullah Segaf Al Hadad, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Wakil Bupati terhadap peningkatan mutu layanan kesehatan. Menurutnya, kehadiran Mimik Idayana menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap penguatan sistem kesehatan di wilayah pinggiran.

> “Sidak ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah. Kami berkomitmen menjadikan RSUD Sibar sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah barat Kabupaten Sidoarjo,” ujar dr. Segaf.

Ia menjelaskan, saat ini RSUD Sibar telah memiliki sejumlah layanan unggulan seperti poli umum, poli spesialis penyakit dalam, anak, kebidanan, serta ruang rawat inap berkapasitas puluhan tempat tidur. Namun, pihaknya masih terus berupaya menambah layanan penunjang, termasuk laboratorium modern dan fasilitas radiologi yang lebih lengkap.

Dalam beberapa bulan terakhir, rumah sakit juga tengah memperkuat sistem digitalisasi pelayanan, seperti pendaftaran pasien berbasis online dan sistem antrean elektronik. Upaya ini diharapkan dapat meminimalisir waktu tunggu pasien sekaligus meningkatkan transparansi pelayanan publik.

Selain infrastruktur fisik, Pemkab Sidoarjo juga menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia di sektor kesehatan. Wabup Mimik menilai bahwa pelayanan prima hanya dapat dicapai jika tenaga medis memiliki kompetensi tinggi dan semangat pengabdian yang kuat.

> “Fasilitas yang bagus harus diimbangi dengan SDM yang berkualitas. Pemerintah terus berupaya memberikan pelatihan dan pendampingan bagi tenaga medis agar profesional dan beretika dalam melayani,” ujarnya.

Pembangunan RSUD Sidoarjo Barat menjadi bagian dari visi pemerataan akses layanan kesehatan di seluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo. Keberadaan rumah sakit ini diharapkan mampu mengurangi beban RSUD Sidoarjo yang selama ini menjadi pusat rujukan utama, sekaligus memperpendek jarak pelayanan bagi masyarakat di daerah barat yang jauh dari pusat kota.

> “Kami ingin seluruh warga Sidoarjo, baik di wilayah barat maupun selatan, memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat, berkualitas, dan mudah dijangkau,” tutur Mimik Idayana.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan proyek pembangunan rumah sakit secara berkala. Setiap temuan di lapangan akan menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai perencanaan.

Sidak tersebut diakhiri dengan peninjauan ruang operasi yang masih dalam tahap finishing dan pengecekan kualitas material bangunan. Mimik juga berdialog dengan beberapa pekerja dan menegaskan pentingnya menjaga keselamatan kerja serta mutu konstruksi.

Dengan berbagai upaya tersebut, diharapkan RSUD Sidoarjo Barat tidak hanya menjadi simbol pemerataan layanan kesehatan, tetapi juga wujud nyata komitmen Pemkab Sidoarjo dalam membangun sistem kesehatan daerah yang tangguh, berkeadilan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Reporter: Tim Redaksi
Editor: Suaranuswa.com

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *